Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq Hadirkan Bintal Rohani untuk Menyentuh Sisi Kemanusiaan Personel Dirlantas Polda Sumbar

SUMBAR | Di tengah dinamika tugas yang menuntut ketegasan dan ketelitian tinggi, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menghadirkan ruang teduh melalui kegiatan Bimbingan Mental dan Rohani (Bintal Rohani), sebagai upaya memperkuat fondasi batin setiap personel, Rabu, 5 Mei 2026.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan menjadi momentum berharga untuk merawat sisi terdalam seorang anggota Polri yang kerap berhadapan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat di lapangan.

Di bawah kepemimpinan Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, pembinaan ini dirancang menyentuh dimensi spiritual, emosional, sekaligus moral, sehingga terbentuk pribadi anggota yang lebih utuh.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekhusyukan, terlihat dari keseriusan para personel yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sikap tertib dan penuh perhatian.

Ceramah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mengalir lembut, mengajak setiap peserta untuk kembali merenungi makna tugas dan tanggung jawab yang diemban.

Kombes Reza menempatkan nilai keikhlasan sebagai inti dari setiap pengabdian, karena dari sanalah lahir sikap tulus dalam melayani masyarakat.

Ia meyakini bahwa polisi lalu lintas bukan hanya representasi aturan di jalan raya, tetapi juga cerminan wajah kemanusiaan yang dirasakan langsung oleh publik.

Melalui pendekatan yang lebih menyentuh hati, pembinaan ini diharapkan mampu membentuk karakter anggota yang tidak hanya disiplin, tetapi juga penuh empati.

Di sela kegiatan, tampak interaksi yang cair antara pimpinan dan anggota, menciptakan suasana kekeluargaan yang memperkuat kebersamaan.

Bintal Rohani ini juga menjadi ruang refleksi untuk mengevaluasi diri, memperbaiki sikap, dan memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas.

Pendekatan spiritual dinilai mampu menjadi penyeimbang di tengah tekanan kerja yang kerap dihadapi personel di lapangan.

Dengan hati yang tenang, setiap anggota diharapkan mampu mengambil keputusan yang lebih bijak dan proporsional.

Doa bersama yang dipanjatkan menjadi simbol harapan, agar setiap langkah pengabdian selalu berada dalam lindungan dan petunjuk.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas bahwa pembinaan mental tidak bisa dipisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Dirlantas Sumbar terus berkomitmen membangun kultur kerja yang sehat, berlandaskan nilai moral dan etika yang kuat.

Kombes Reza juga menekankan pentingnya menjaga integritas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas kepolisian.

Menurutnya, kepercayaan masyarakat lahir dari sikap jujur, konsisten, dan penuh tanggung jawab.

Pembinaan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi membangun institusi yang lebih humanis.

Dengan jiwa yang kuat dan hati yang bersih, personel Dirlantas diharapkan mampu menjadi pelindung sekaligus pengayom yang dirasakan kehadirannya oleh masyarakat.

Langkah ini menjadi gambaran nyata bahwa kekuatan Polri tidak hanya terletak pada kewenangan, tetapi juga pada nilai kemanusiaan yang hidup dalam setiap anggotanya.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

TIM RMO

Posting Komentar

0 Komentar